Integritas, Profesional, Berkeadilan
Berita

Empat Mahasiswa Lintas Agama Didaulat sebagai Duta Kerukunan Moderasi Beragama FH Untad

Palu, 15 September 2026 — Fakultas Hukum Universitas Tadulako (FH Untad) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat nilai toleransi dan kerukunan di lingkungan akademik. Dalam rangkaian Pelatihan Toleransi dan Peningkatan Pemahaman Moderasi Beragama bagi Mahasiswa FH Untad Tahun 2026, empat mahasiswa dari latar belakang agama berbeda didaulat sebagai Duta Kerukunan Moderasi Beragama Fakultas Hukum Universitas Tadulako.

Keempat mahasiswa tersebut adalah Lusia Made Friska yang beragama Katolik, Kezia Ariellah Woso yang beragama Kristen, Moh Afdal A Dg Matona yang beragama Islam, dan Ni Nyoman Ayu Widya Putri yang beragama Hindu

Penetapan keempat mahasiswa tersebut dilakukan oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Tadulako, Dr. Awaluddin, S.H., S.E., M.H. Keempatnya diharapkan menjadi representasi keberagaman mahasiswa sekaligus turut mengembangkan semangat toleransi, saling menghormati, dan kerukunan di lingkungan Fakultas Hukum Untad.

Sebagai bagian dari pengukuhan, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag., menyerahkan sertifikat kepada keempat mahasiswa yang telah didaulat sebagai Duta Kerukunan Moderasi Beragama.

Penunjukan mahasiswa dari empat agama tersebut menjadi simbol penting bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan kampus yang harmonis. Perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan, melainkan menjadi ruang untuk saling mengenal, menghargai, dan bekerja sama.

Sebagai Duta Kerukunan Moderasi Beragama, keempat mahasiswa diharapkan dapat menjadi teladan dan penggerak nilai-nilai toleransi di kalangan mahasiswa. Mereka juga diharapkan mampu mendorong terciptanya komunikasi yang terbuka serta sikap saling menghormati dalam kehidupan akademik.
Kegiatan tersebut sejalan dengan semangat “Merawat Toleransi, Memperkuat Moderasi, Membangun Generasi Hukum yang Harmonis.” Nilai tersebut dinilai penting bagi mahasiswa Fakultas Hukum yang kelak akan berhadapan dengan masyarakat yang memiliki keragaman agama, budaya, dan latar belakang sosial.
Melalui keberadaan Duta Kerukunan Moderasi Beragama, Fakultas Hukum Universitas Tadulako berharap nilai-nilai toleransi, moderasi, kerukunan, dan penghormatan terhadap keberagaman dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya akademik di lingkungan Fakultas Hukum Untad.