PALU — Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang dirangkaikan dengan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, Dharma Wanita Persatuan Universitas Tadulako bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan Fakultas Hukum sebagai panitia pelaksana menyelenggarakan kegiatan Peringatan Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 (29/4/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Inspirasi Kartini: Perempuan Berdaya Melalui Pendidikan Berdampak, Menuju Indonesia Emas Tahun 2045” tersebut dilaksanakan di Aula Kedokteran Universitas Tadulako.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Tadulako yang juga bertindak sebagai Penasihat Dharma Wanita Persatuan UNTAD, para anggota Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Universitas Tadulako, serta tamu undangan lainnya. Selain itu, hadir pula dua narasumber dalam sesi talkshow, yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Yudiawati V. Windarrusliana, SKM., M.Kes., serta Owner Vinar Permata Catering, Dr. Hj. Kartini Malarangan, S.H., M.H.


Sebagai agenda tahunan Dharma Wanita Persatuan Universitas Tadulako, kegiatan ini dilaksanakan secara bergilir oleh Dharma Wanita Persatuan di masing-masing fakultas sebagai panitia pelaksana. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan pentingnya pendidikan dalam pemberdayaan perempuan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan Universitas Tadulako.
Rangkaian kegiatan dikemas dalam bentuk talkshow inspiratif yang menghadirkan kedua narasumber untuk berbagi pandangan dan pengalaman terkait peran pendidikan dalam membentuk perempuan yang berdaya dan mandiri. Setelah sesi talkshow, acara dilanjutkan dengan puncak peringatan yang berlangsung dengan penuh antusiasme.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penampilan tarian dari Sanggar Seni Balia Fakultas Hukum Universitas Tadulako yang menambah semarak suasana sekaligus memperkaya nuansa budaya dalam peringatan tersebut. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat perjuangan Kartini terus hidup dan menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia dalam mewujudkan masa depan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

