Fakultas Hukum

Palu, 7 Mei 2026 — Fakultas Hukum Universitas Tadulako menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Strategis Penulisan Artikel Bereputasi Internasional (Scopus) Berbasis Artificial Intelligence dengan tema “Cara Menulis Artikel Tanpa ‘Menyiksa’ Editor: Panduan Co-Pilot AI Menuju Publikasi Scopus Q1 Top Tier”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Video Conference (VICON) Fakultas Hukum Universitas Tadulako.

Kegiatan ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Tadulako, Dr. Awaluddin, S.H., S.E., M.H. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta peserta pelatihan dari lingkungan Fakultas Hukum Universitas Tadulako.

Pelatihan ini menghadirkan Dr. Mukhlis Lubis, Lc., M.A., WPPE sebagai narasumber utama. Beliau merupakan Direktur Mukhlisina Revolution Center, Direktur LSP Riset Multidisipliner, serta Founder Asosiasi Kecerdasan Buatan untuk Komunitas Riset Multidisipliner (AI-MRC). Narasumber yang berasal dari Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara tersebut membawakan materi mengenai strategi penulisan artikel ilmiah bereputasi internasional dengan memanfaatkan Artificial Intelligence secara tepat, etis, dan produktif.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan akademik, antara lain dosen Fakultas Hukum Universitas Tadulako, dosen dari beberapa fakultas lain di lingkungan Universitas Tadulako, serta peserta dari perguruan tinggi lain, yaitu Universitas Muhammadiyah Palu dan Universitas Islam Negeri Datokarama Palu. Kehadiran peserta dari berbagai institusi menunjukkan tingginya perhatian sivitas akademika terhadap peningkatan kualitas publikasi ilmiah bereputasi internasional.

Dalam sambutannya, Dr. Awaluddin, S.H., S.E., M.H. menyampaikan bahwa peningkatan kualitas publikasi ilmiah merupakan bagian penting dari upaya Fakultas Hukum Universitas Tadulako dalam memperkuat reputasi akademik dan kontribusi keilmuan di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, publikasi pada jurnal bereputasi tidak hanya menjadi indikator kinerja akademik, tetapi juga menjadi wujud tanggung jawab perguruan tinggi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang hukum.

Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Universitas Tadulako, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Dekan sekaligus pembukaan kegiatan secara resmi. Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama, penyampaian materi oleh narasumber, serta sesi diskusi interaktif bersama peserta.

Dalam penyampaian materinya, Dr. Mukhlis Lubis, Lc., M.A., WPPE menekankan pentingnya pemanfaatan AI sebagai co-pilot dalam proses penulisan akademik. AI dapat membantu penulis dalam merumuskan ide, menyusun kerangka artikel, memperbaiki struktur argumentasi, meningkatkan kualitas bahasa akademik, serta memahami strategi komunikasi ilmiah dengan editor dan reviewer jurnal internasional.

Sesi diskusi berlangsung aktif dan dinamis. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terutama dalam membahas strategi pemanfaatan Artificial Intelligence untuk mendukung penulisan artikel ilmiah tanpa mengabaikan etika akademik, orisinalitas, integritas ilmiah, serta standar publikasi jurnal internasional.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Hukum Universitas Tadulako berharap para peserta memperoleh pemahaman praktis mengenai teknik penulisan artikel ilmiah, pemilihan jurnal yang tepat, penggunaan AI secara bertanggung jawab dalam penulisan akademik, serta strategi menghindari kesalahan umum yang sering menyebabkan artikel ditolak oleh jurnal bereputasi.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Fakultas Hukum Universitas Tadulako terus mendorong budaya akademik yang produktif, inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berorientasi pada peningkatan kualitas publikasi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional. (AN.Abrar)